Menjalani peran sebagai profesional sekaligus ayah menghadirkan tanggung jawab yang tidak selalu mudah diseimbangkan. Di tempat kerja, karyawan perlu memenuhi target dan menyelesaikan berbagai tugas. Sementara di rumah, keluarga juga membutuhkan waktu, perhatian, dan keterlibatan emosional. Situasi ini menunjukkan pentingnya work-life balance karyawan sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan di tempat kerja. Bagi perusahaan, mendukung keseimbangan tersebut bukan hanya tentang memberikan waktu libur, tetapi juga membangun lingkungan kerja yang memungkinkan karyawan menjalankan tanggung jawab profesional dan personal secara lebih sehat.
Mengapa Work-Life Balance Penting bagi Ayah Bekerja?
Ketika tuntutan pekerjaan terus mengambil waktu dan energi, karyawan dapat mengalami kesulitan untuk beristirahat atau menikmati waktu bersama keluarga. Bagi ayah yang ingin tetap terlibat dalam kehidupan anak, kondisi ini dapat menimbulkan tekanan tambahan. Work-life balance bukan berarti membagi waktu secara sama rata antara pekerjaan dan keluarga setiap hari. Keseimbangan lebih berkaitan dengan kemampuan mengelola berbagai tanggung jawab tanpa mengabaikan kebutuhan diri sendiri. Ketika batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi semakin kabur, risiko kelelahan dan stres dapat meningkat. Karena itu, perusahaan perlu melihat keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi sebagai bagian dari employee wellbeing yang perlu diperhatikan secara berkelanjutan.
3 Langkah Perusahaan Mendukung Work-Life Balance Karyawan
1. Menerapkan Fleksibilitas Kerja yang Relevan
Kebijakan kerja fleksibel dapat membantu karyawan mengelola kebutuhan pekerjaan dan keluarga. Bentuknya dapat berupa pengaturan jam kerja, fleksibilitas lokasi kerja jika memungkinkan, atau kesepakatan yang jelas mengenai waktu istirahat dan ketersediaan di luar jam kerja. Penerapannya perlu disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan dan kebutuhan operasional perusahaan. Yang terpenting, fleksibilitas tidak justru menambah ekspektasi bahwa karyawan harus selalu tersedia.
2. Membangun Dukungan dari Atasan
Peran atasan sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang suportif. Atasan dapat membantu dengan menetapkan prioritas yang realistis, berkomunikasi secara terbuka, dan menghargai batas waktu kerja yang telah disepakati. Karyawan juga perlu merasa aman untuk menyampaikan kendala tanpa khawatir langsung dianggap kurang berkomitmen. Budaya kerja seperti ini membantu perusahaan memahami kebutuhan tim sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja.
3. Menyediakan Akses terhadap Layanan Wellbeing
Tidak semua tantangan dapat diselesaikan melalui perubahan jadwal atau pembagian tugas. Sebagian karyawan mungkin membutuhkan ruang untuk membicarakan tekanan pekerjaan, persoalan keluarga, atau kondisi emosional yang sedang dihadapi. Perusahaan dapat mempertimbangkan Employee Assistance Program (EAP) sebagai salah satu bentuk dukungan. Program ini menyediakan akses terhadap layanan bantuan bagi karyawan sesuai cakupan yang tersedia, sehingga mereka memiliki pilihan untuk mencari dukungan ketika dibutuhkan.
Work-Life Balance sebagai Bagian dari Strategi Employee Wellbeing
Mendukung work-life balance karyawan membutuhkan pendekatan yang lebih luas daripada sekadar mengadakan kegiatan sesekali. Kebijakan kerja, perilaku atasan, dan akses terhadap layanan wellbeing perlu saling melengkapi. Bagi HR dan tim People & Culture, momentum Hari Ayah dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi apakah kebijakan perusahaan sudah mendukung karyawan dalam menjalankan peran profesional dan personalnya. Melalui WorkMe by Ibunda.id, perusahaan dapat mengeksplorasi program wellbeing, termasuk Employee Assistance Program, sebagai bagian dari upaya mendukung kesejahteraan karyawan.
Pada akhirnya, mendukung karyawan bukan berarti menghilangkan seluruh tantangan yang mereka hadapi, melainkan menyediakan lingkungan dan akses bantuan agar mereka tidak harus menghadapi semuanya sendirian. Ingin mengembangkan program employee wellbeing yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda? Hubungi WorkMe by Ibunda.id melalui workme.id/id/contact-us untuk mendiskusikan solusi wellbeing bagi karyawan.