“Enak ya jadi HR. Tinggal rekrut orang sama ngurus absensi.”
Bagi sebagian orang, pekerjaan Human Resources (HR) mungkin terlihat sederhana. Padahal, kenyataannya jauh lebih kompleks. Di balik perjalanan setiap karyawan dalam sebuah perusahaan, ada tim HR yang memastikan berbagai proses pengelolaan sumber daya manusia berjalan dengan baik.
Mulai dari merekrut kandidat yang tepat, mengelola administrasi karyawan, hingga memastikan karyawan mendapatkan dukungan untuk berkembang dan bekerja secara optimal. Semua itu merupakan bagian dari tanggung jawab HR yang sering kali tidak terlihat dari luar.
Di antara berbagai tanggung jawab tersebut, ada satu aspek yang semakin penting untuk diperhatikan perusahaan: employee wellbeing atau kesejahteraan karyawan.
14 Tanggung Jawab HR yang Tidak Selalu Terlihat
Pekerjaan HR mencakup berbagai fungsi yang saling berkaitan. Berikut beberapa tanggung jawab yang menjadi bagian dari pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan.
- Recruitment & Hiring: mencari, menyeleksi, dan merekrut kandidat sesuai kebutuhan perusahaan.
- Onboarding: membantu karyawan baru beradaptasi dengan pekerjaan, tim, dan budaya perusahaan.
- Employee Administration: mengelola data, dokumen, dan administrasi karyawan.
- Payroll & Benefits: memastikan penggajian dan administrasi benefit berjalan sesuai kebijakan.
- Performance Management: mendukung proses evaluasi dan pengembangan kinerja karyawan.
- Training & Career Development: merancang kesempatan belajar dan pengembangan karier.
- Employee Relations & Engagement: membangun hubungan kerja yang positif dan mendukung keterlibatan karyawan.
- Workplace Wellbeing: mendukung kesejahteraan karyawan melalui program yang relevan.
- Policy & Compliance: memastikan kebijakan dan proses ketenagakerjaan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Compensation & Benefits: mengelola struktur kompensasi dan benefit sesuai kebijakan perusahaan.
- Workforce Planning: membantu perusahaan merencanakan kebutuhan tenaga kerja.
- HR Data & Analytics: menggunakan data untuk memahami kondisi tenaga kerja dan mendukung pengambilan keputusan.
- Conflict Management: membantu menangani konflik dan menjaga hubungan kerja yang sehat.
- Employee Offboarding: mengelola proses karyawan meninggalkan perusahaan secara terstruktur.
Dari rekrutmen hingga offboarding, HR berperan dalam berbagai tahap perjalanan karyawan. Namun, tanggung jawab tersebut tidak berhenti pada proses dan administrasi. HR juga berhadapan dengan kebutuhan manusia yang beragam.
Ketika HR Juga Menjadi Tempat Karyawan Bercerita
Karyawan datang ke tempat kerja bukan hanya membawa kemampuan dan tanggung jawab profesional. Mereka juga memiliki kehidupan personal yang dapat memengaruhi pengalaman kerja sehari-hari. Ada karyawan yang sedang menghadapi masalah keluarga, tekanan finansial, beban kerja berlebihan, atau tantangan kesehatan mental. Dalam situasi tertentu, HR menjadi salah satu pihak yang mereka datangi untuk mencari bantuan.
Di sinilah tantangan lain muncul. Bagaimana HR memahami kebutuhan karyawan yang berbeda-beda? Program wellbeing seperti apa yang relevan? Apakah perusahaan perlu mengadakan seminar, training, konseling, atau aktivitas wellbeing? Ketika harus mendukung banyak karyawan sekaligus menjalankan tanggung jawab operasional, menentukan program yang tepat bukanlah hal sederhana.
Mengapa Employee Wellbeing Penting bagi HR?
Employee wellbeing merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung kesejahteraan karyawan secara menyeluruh, termasuk aspek fisik, mental, sosial, dan finansial. Bagi HR, program wellbeing dapat menjadi salah satu cara untuk menyediakan dukungan yang lebih terstruktur bagi karyawan. Bentuknya tidak harus selalu berupa kegiatan besar atau seminar satu kali.
Perusahaan dapat mempertimbangkan berbagai pendekatan, mulai dari edukasi kesehatan mental, training, konseling, hingga aktivitas yang memberikan ruang bagi karyawan untuk beristirahat dan berefleksi. Hal yang terpenting adalah memastikan program tersebut sesuai dengan kebutuhan karyawan dan tujuan perusahaan.
WorkMe Membantu HR Menghadirkan Program Wellbeing
HR tidak harus merancang dan menjalankan seluruh program wellbeing sendirian. Memiliki partner yang memahami kebutuhan perusahaan dapat membantu proses perencanaan menjadi lebih terarah. WorkMe by Ibunda.id membantu perusahaan menghadirkan program employee wellbeing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan karyawan.
Pilihan program dapat mencakup:
- Seminar dan training: edukasi serta pembelajaran mengenai topik wellbeing yang relevan.
- Wellbeing activities: aktivitas seperti journaling, meditation, art therapy, yoga, serta coffee & tea talk.
- Support group: ruang berbagi dan refleksi yang difasilitasi sesuai kebutuhan program.
- Program wellbeing yang disesuaikan: pendekatan yang dirancang berdasarkan kebutuhan, karakteristik, dan kondisi karyawan.
Dengan pilihan program yang beragam, HR dapat mengeksplorasi pendekatan yang paling sesuai tanpa harus menganggap satu jenis kegiatan cocok untuk semua karyawan.
HR Juga Berhak Mendapatkan Support
Mendukung karyawan memang merupakan bagian penting dari pekerjaan HR. Namun, bukan berarti HR harus menanggung seluruh tantangan tersebut sendirian. Dengan dukungan yang tepat, HR dapat lebih fokus memahami kebutuhan organisasi, merancang inisiatif yang relevan, dan membangun pengalaman kerja yang lebih baik bagi karyawan.
Punya kebutuhan employee wellbeing di perusahaan Anda?
Diskusikan kebutuhan program perusahaan Anda bersama WorkMe by Ibunda.id.
- Email: helloworkme@ibunda.id
- Telepon/WhatsApp: +62 856-7774-365 (Viscal)
- Website: workme.id/id/contact-us